Submitted by iqbalmaul in laravel (edited )

Penjelasan Git : https://forum.jabarcodingcamp.id/f/laravel/214/git

Apa Itu GitHub?

Platform ini adalah git repository berbasis cloud yang difungsikan sebagai hosting kode-kode yang digunakan untuk mengembangkan software. Jadi, dengan GitHub, para developer dapat memuat dan memonitor perubahan kode saat mengembangkan suatu proyek.

Pada akhirnya, GitHub berevolusi menjadi platform development secara utuh.

GitHub merupakan anak perusahaan dari Microsoft dan kantornya berpusat di San Fransisco, Amerika. Walau kegiatannya berpusat di San Fransisco, GitHub memiliki lebih dari 1,600 karyawan yang tersebar di seluruh dunia.

Apa Itu GitLab?

GitLab juga merupakan git repository berbasis cloud sekaligus DevOps platform. Platform ini membantu developer untuk memonitor, melakukan tes dan deploy kode mereka.

Pada awalnya, selling point dari GitLab adalah repository cloud Git-nya. Namun, sekarang GitLab juga menawarkan segudang fitur DevOps, seperti keamanan, integrasi berkelanjutan, dan tool app deployment.

Selain itu, platform ini juga memberikan project management tools yang membantu Anda dalam memonitor dan mengontrol task member tim. Gitlab Inc. yang mengembangkan GitLab memiliki lebih dari 1,300 staff yang mana semuanya bekerja secara remote.

Perbedaan Utama GitHub vs GitLab

Walaupun fungsinya sama-sama sebagai cloud-based repository, Github dan GitLab juga memiliki perbedaan yang cukup mencolok.

Perbedaan Mengenai Workflow

Keduanya mungkin memiliki nama yang mirip. Tapi untuk urusan workflow, keduanya sangat berbeda. Jika kita berbicara tentang workflow GitHub, platform ini menekankan kecepatan. Sedangkan Gitlab menekankan pada aspek reliability.

Pada Github-flow master branch bertindak sebagai development branch utama. Dengan begitu, master branch selalu siap untuk men-deploy. Sehingga Anda dapat segera me-restore atau mengembalikan status quo jika ada error. Dengan begitu, Anda dapat kembali ke versi sebelumnya hanya dalam beberapa detik.

Pada workflow GitLab, Anda memungkinkan untuk membuat beberapa stable branches di luar master branch. Yang artinya, workflow ini dapat memperlambat proses task untuk tim berukuran kecil.

Perbedaan Mengenai Harga dan Paket Premium

GitHub maupun GitLab menyediakan layanan mereka secara gratis. Namun untuk menggunakan fiturnya secara keseluruhan, Anda mungkin akan memerlukan paket premiumnya.

Sebagai permulaan, mari bahas dari sisi GitHub terlebih dahulu.

GitHub menyediakan 3 jenis paket yaitu free (gratis), Team, dan Enterprise.

  • Pada versi gratisnya, GitHub menawarkan fitur-fitur dasar untuk individu dan organisasi.

  • Untuk paket Team, GitHub membanderolnya seharga 4 USD per bulan untuk per usernya.

  • Sedangkan untuk paket Enterprise, GitHub mengenakan biaya sebesar 21 USD per bulan untuk satu user.

Di GitLab, paket yang sama pun ditawarkan. Mereka menyediakan paket Free (gratis), Premium dan Ultimate.

  • Paket Premium GitLab ditujukan untuk koordinasi dalam skala kecil atau tim. Paket ini bisa didapatkan seharga 19 USD per user/bulan.

  • Sedangkan untuk paket Ultimate, GitLab membanderolnya seharga 99 USD per user/bulan.

Integrasi dengan Aplikasi Lain

Jika membicarakan tentang integrasi, bisa dibilang GitHub memiliki keunggulan di sini.

Saat ini GitHub dapat berintegrasi dengan lebih dari 300 aplikasi gratis.

Sedangkan GitLab, mendukung integrasi dengan lebih dari 30 aplikasi dan platform seperti Slack, Gmail, Microsoft Teams dan lainnya.

Sedikitnya aplikasi yang dapat berintegrasi dengan GitLab bukan menjadi penghalang untuk memiliki fungsionalitas yang powerful.

Pada kenyataannya, GitLab telah mengcover fungsi CI, time tracking dan backup default.

Sedangkan Github membutuhkan integrasi aplikasi pihak ketiga seperti Jenkins untuk melakukannya.

Kesimpulan

Jadi, bisa dikatakan bahwa keduanya memiliki fungsi dasar yang sama, namun ada beberapa hal berbeda yang ditawarkan kedua platform ini.

Untuk urusan workflow, GitHub bisa dibilang lebih cepat dibandingkan dengan GitLab.

Berkenaan dengan harga, tentunya relatif karena fitur yang ditawarkan oleh keduanya pun berbeda.

Terakhir, jika berbicara tentang integrasi aplikasi, ada lebih dari 300 aplikasi yang dapat Anda integrasikan dengan GitHub.

Sedangkan GitLab hanya dapat berintegrasi dengan 30-an aplikasi saja.

Walaupun begitu, keduanya sama-sama baik untuk mengerjakan proyek open source.

source : https://qwords.com/blog/github-vs-gitlab/

2

Comments

You must log in or register to comment.

There's nothing here…