Submitted by iqbalmaul in general

Lorem ipsum, atau ringkasnya lipsum, adalah teks standar yang ditempatkan untuk mendemostrasikan elemen grafis atau presentasi visual seperti font, tipografi, dan tata letak. Maksud penggunaan lipsum adalah agar pengamat tidak terlalu berkonsentrasi kepada arti harfiah per kalimat, melainkan lebih kepada elemen desain dari teks yang dipresentasi.

Dikutip dari situs lorem ipsum, kalimat ini berasal dari bahasa Latin yang telah digunakan sejak sekitar tahun 1500. Awalnya, seorang tukang cetak yang tak diketahui identitasnya mengambil dari sebuah kumpulan teks.

Kumpulan teks tersebut diacak, hingga menjadi contoh huruf yang dikenal sebagai loren ipsum atau lipsum. Selanjutnya, lipsum menjadi teks standar untuk menempatkan huruf atau elemen grafis lainnya. Huruf atau elemen grafis lalu digunakan dalam presentasi atau artikel.

Teks lipsum populer pada tahun 1960 seiring penggunaan lembaran huruf dengan kalimat tersebut. Popularitas lipsum makin meningkat dengan digunakannya software publishing pada komputer. Lipsum menjadi teks yang sangat akrab bagi yang sering menggunakan software tersebut.

Berikut teks lengkap loren ipsum yang saat ini sering digunakan:

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

Berikut terjemahan teks loren ipsum dalam bahasa Indonesia:

"Demikian pula, tidak adakah orang yang mencintai atau mengejar atau ingin mengalami penderitaan, bukan semata-mata karena penderitaan itu sendiri, tetapi karena sesekali terjadi keadaan di mana susah-payah dan penderitaan dapat memberikan kepadanya kesenangan yang besar. Sebagai contoh sederhana, siapakah di antara kita yang pernah melakukan pekerjaan fisik yang berat, selain untuk memperoleh manfaat daripadanya? Tetapi siapakah yang berhak untuk mencari kesalahan pada diri orang yang memilih untuk menikmati kesenangan yang tidak menimbulkan akibat-akibat yang mengganggu, atau orang yang menghindari penderitaan yang tidak menghasilkan kesenangan?"

source :

−1

Comments

You must log in or register to comment.

There's nothing here…